Mungkin Anda pernah mendengar tentang �hukum gaya tarik� dalam bidang ilmu fisika kuantum. Anda juga mungkin memahami bahwa hal itu juga disebut-sebut dalam ajaran The Secret, teori psikologi modern yang banyak digunakan untuk mengejar cita-cita serta mendapatkan keinginan Anda. The law of attraction atau hukum gaya tarik ternyata juga berlaku di dalam seksologi.
Ilmu-ilmu pengetahuan kini mengungkapkan bahwa ada ilmu pasti di balik ketertarikan seksual. Faktor-faktor yang tidak dapat diduga�seperti bau tubuh alamiah, bentuk wajah, dan nada suara�mungkin dapat berperan penting dalam cara Anda memilih pasangan seksual, meski Anda mungkin tidak menyadarinya. |
Ada banyak saran untuk mengatasi masalah seksual pasangan Anda, dari mulai memperkuat psikologisnya sampai mencari bantuan medis. Berikut ini saran kami untuk mengatasi masalah seksual yang terjadi pada pasangan Anda secara psikologis, melalui menghindari beberapa hal yang akan memperburuk keadaan. |
Bau tubuh alamiah | V |
Karl Grammer dan Elizabeth Oberzaucher adalah pemimpin riset mengenai pengaruh bau tubuh manusia terhadap ketertarikan seksual. Mereka menemukan bahwa ketika wanita berovulasi, mereka memproduksi copulins, semacam bau yang menarik lelaki. Jika lelaki mencium bau ini (tanpa sadar), level testosteron mereka akan meningkat. Hasilnya, ia memproduksi androstenon, bau yang menarik wanita yang tidak berovulasi. Bar dan klub malam merupakan tempat di mana kedua zat biokimia yang tidak tampak ini sering bertempur.
Sementara itu, terapis seks dari Amerika Serikat, Dr. Laura Berman, mengungkapkan dalam The Oprah Show bahwa ketertarikan seksual sebenarnya melibatkan banyak sains dan teori-teori evolusi. Tanpa sadar, manusia sebenarnya dapat membaui 10.000 aroma yang berbeda. Aroma-aroma ini memberikan semacam informasi bahwa ada seorang wanita yang subur dan bahwa ada seorang pria yang tingkat hormon testosteron-nya sedang tinggi. Dengan begitu, seorang individu bisa memahami bahwa orang lain sedang siap-siap bereproduksi. Sebenarnya itu hanya masalah spesies bertahan hidup.
Salah satu keluhan yang sering didengar Dr. Berman di antara wanita adalah bahwa mereka menyayangi pasangan mereka, tetapi tidak benar-benar jatuh cinta padanya. Menurut Dr. Berman, ada perbedaan besar di antara sayang dan chemistry. Jika Anda penasaran, cobalah membaui pasangan Anda saat ia sedang tidak memakai cologne, deodoran, parfum, atau sehabis mandi dengan sabun wangi. Jika bau alamiahnya membuat Anda terangsang, itu baru yang namanya chemistry. |
|
Nada suara | V |
Faktor tak disangka-sangka yang mempengaruhi ketertarikan seksual adalah nada suara. Dr. Gordon Gallup, seorang profesor pada State University of New York mengatakan bahwa wanita dengan level hormon estrogen yang tinggi memiliki nada suara yang tinggi, yang membuat mereka lebih menarik di mata lelaki. Jika wanita sedang berada pada pertengahan dari siklus menstruasinya (saat sedang subur dan bisa dibuahi), lelaki bisa mengetahui bahwa mereka sangat menarik, ditandai dari suara mereka. |
|
Bentuk wajah | V |
Meski sulit untuk menunjukkan bentuk wajah yang lebih menarik dari rata-rata perempuan, tetapi para peneliti sudah mendapatkan jawabannya. Psikologis Dr. Lisa DeBruine dari University of Aberdeen di Skotlandia menemukan bahwa wajah wanita menjadi lebih menarik bagi para lelaki ketika mereka berovulasi.
Kesimetrisan juga merupakan faktor lain yang mempengaruhi ketertarikan terhadap wajah. Dr. Kendra Schmid, seorang asisten profesor ilmu biostatistik pada University of Nebraska Medical Center, berkata bahwa ada formula untuk wajah yang �sempurna�. Dia menggunakan 29 pengukuran yang berbeda untuk menentukan bentuk wajah yang menarik, dengan skala 1 sampai 10.
Dr. Schmid mengatakan bahwa rasio dari panjang wajah dengan lebar wajah harus 1,6. Angka ini juga disebut �rasio emas�. Kemudian wajah harus dibagi menjadi tiga bentuk berbeda secara vertikal. Kening, bagian bawah kening sampai ke hidung, dan dari hidung sampai dagu.
Jadi wajah siapa yang paling sempurna? Menurut pengukuran Dr. Schmid, wajah Brad Pitt memiliki nilai tertinggi, yaitu 9,3. Angelina Jolie juga tidak terlalu parah nilainya, yakni 7,67. Hal ini sudah lumayan, karena orang kebanyakan biasanya hanya bernilai 4-6. Masalahnya, poin yang menurunkan nilainya adalah bibirnya yang cukup tebal. Menurut Dr. Shcmid, bentuk mulut yang ideal harusnya dia kali tinggi bibir. |
|
Ciuman juga menentukan | V |
Selain bau, nada suara, dan simetri wajah, ketertarikan seksual juga bisa diteliti dari ciuman. Menurut Dr. Berman, Anda bisa mengetahui masa depan seksual Anda dari ciuman Anda dengan seorang lelaki. Sebuah survei menyebutkan bahwa 66% wanita mengatakan mereka akan memutuskan lelaki setelah mengalami ciuman pertama yang buruk dengannya. Ketika Anda berciuman, Anda bisa �membaui� dia dan mengetahui kecocokan seksual Anda. Semua syaraf Anda terjaga, dan Anda dapat merasakan sensualitas dan seksualitas lelaki tersebut.
Jika Anda sedang berada dalam hubungan dengan seorang lelaki, Dr. Berman mengatakan bahwa frekuensi berciuman merupakan indikator pasti dari kebahagiaan. Ternyata pasangan yang berciuman dan bermesraan secara teratur bisa delapan kali lebih bebas stres dan depresi dari mereka yang tidak. Jadi, paling tidak Anda harus berciuman selama sepuluh detik dalam sehari dengan pasangan Anda. (niq) |
|
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar